Tanam Pohon Selamatkan Kehidupan

Perubahan iklim global terus mengancam kehidupan manusia dewasa ini. Untuk mengantisipasinya, salah satu uapaya yang harus dilakukan adalah dengan terus menanam pohon. Untuk membangkitkan kedasaran masyarakat menanam pohon, penanaman pohon serentak diseluruh Indonesia pada hari sabtu tanggal 1 Desember 2007 yang dikenal dengan Gerakan Perempuan Menanam dan Memelihara Pohon. Di Sumatra Barat, upaya merehabilitasi kerusakan lingkungan sedikitnya satu juta pohon ditanam serentak di seluruh wilayah Sumatra Barat. Kegiatan Gerakan Nasional ini dipusatkan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kabupaten Padang Pariaman. Acara tersebut dihadiri anggota Badan Koordinasi Wanita (BKOW) Sumatra Barat serta sejumlah perusahaan seperti PT. Semen Padang, PT. Andalas Agro Industri dan PT. Allied Indo Coal.

Gerakan penanaman pohon serentak ini dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB, ditandai dengan penanaman Pohon Mahoni oleh Ibu Vita Gunawan Fauzi (istri Gubernur Sumatra Barat) dihalaman kantor Dinas Teknik Umum BIM. Gerakan perempuan menanam dan memelihara pohon di Sumatra Barat ini merupakan kerja sama 54 organisasi perempuan se-Sumatra Barat. Ibu Vuta Gunawan Fauzi mengingatkan aksi tanam pohon tersebut bukan sekedar seremonial belaka, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk memelihara kelestarian lingkungan yang harus dilakukan secara terus menerus. “Saya tidak ingin hanya seremonil, mohon kepada semua pihak yang terlibat agar konsekuen, terutama dalam hal pemeliharaan pohon – pohon tersebut”, tukasnya.

luar ke Sumatra Barat. “ Jika gerbang masuk dirasakan nyaman bagi waisatawan, maka kita yakin tingkat kunjungan wisata akan meninggkat,” tambahnya. Menanam pohon merupakan langkah nyata untuk menjadikan bandara yang ramah lingkungan yang dikenal dengan “ EcoAirpot” seperti yang direncanakan oleh Staf Ahli Mentri Perhubungan Bidang Energi dan Teknologi bagi bandara di lingkungan Anggkasa Pura II di Padang 30 Agustus 2007 yang lalu. “ Namun penanaman pohon di kawasan bandara harus ditata sedemikian rupa, agar pohon tumbuh menjadi besar dan tidak menimbulkan masalah baru”. Aksi penanaman pohon ini untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan, “ Meskipun hasilnya tidak akan terasa sekarang, tapi 30 tahun lagi dirasakan oleh anak cucu kita”.

Soekarno – Hatta Goes Green

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Mentri Negara BUMN, Sofyan A Djalil merencanakan Hutan Raya di kawasan Bandara Soekarno-Hatta (BSH), Sabtu (22/12).

Acara tersebut merupakan bukti kepedulian Angkasa Pura II dalam rangka trurt berpartisipasi dalam menghijaukan kembali alam Indonesia khususnya di Bandara Soekarno – Hatta termasuk mendukung hasil konvensi yang diselenggarakan United Nation Frame Work Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bali tanggal 3-14 Desember 2007 dengan isu utama berkaitan dengan pemanasan global (global warming) yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim (climate change).

Acara pencanangan dihadiri Rektor UI, Kadis Perkebunan dan Kehutanan Banten, ILUNI UI, LSM, Direksi dan Komisaris Angkasa Pura II, Executive General Manager BSH serta pejabat Angkasa Pura II lainnya, ditandai dengan menekantombol direne oleh Meneg BUMN, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara serempak.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Edie Haryoto dalam sambutanya mengajak komunitas bandara untuk mendukung program penghijauan ini secara materiil maupun moril, agar program ini dapat segera terwujud. Kepada Iluni Universitas Indonesia kiranya dapat meningkatkan kerjasama di bidang – bidang lain dengan Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama BSH maupun cabang – cabang lainnya dalam rangka ikut serta mewujudkan visi Angkasa Pura II.

Sedangkan Rektor UI diwakili Pembantu Rektor I mengungkapkan dukungannya terhadap ILUNI UI untuk dapat berkiprah dalam pembangunan nasional melalui berbagai program.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.